Sabtu, 21 Mei 2016

Peduli Bangsa Dengan Pendidikan

Pendidikan sangat penting bagi kita semua untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Tetapi belakangan tahun terakhir ini pendidikan di Indonesia sangat membutuhkan perhatian yang lebih. Kenapa? Karena sudah banyak orang yang berpendidikan tetapi mereka tidak mengaplikasikan ilmu yang telah di emban/dipelajari kepada masyarakat disekitarnya. Sehingga banyak tindakan-tindakan yang tidak sepatutnya malah dilakukan. Contoh yang nyata pada saat ini adalah,banyak korupsi dimana-mana, korban kekerasan, seksual, dan hak asasi manusia yang sudah mulai tidak perhatikan lagi. Kita sebagai pemuda penerus bangsa seharusnya dapat memberikan contoh positif yang dapat diaplikasikan kepada orang banyak. Jangan hanya diam, kalian harus bertindak untuk membangun bangsa ini dengan pendidikan yang baik.
            Peduli bangsa dengan pendidikan, yaa… itulah judul yang saya akan jelaskan. Sudahkah kalian peduli dengan kondisi pendidikan pada saat ini? Marilah kita tengok bersama orang-orang yang berpendidikan. Mereka yang berpendidikan mulai dari SD, SMP, SMA, dan hingga kejenjang perkuliahan pasti akan memiliki perbedaan dari mereka yang tidak pernah merasakan pendidikan formal tersebut. Dengan harapan untuk orang-orang yang merasakan pendidikan formal hingga ke perkuliahan, dapat memberikan perubahan yang signifikan pada bangsa kita ini. Pendidikan memang harus diperhatikan untuk memberikan perubahan bagi diri sendiri dan juga orang lain. Perubahan dari sendiri dapat berupa tanggung jawab, menumbuhkan rasa percaya diri, bersikap jujur, dan tidak mudah menyerah. Pendidikan yang sudah kita jalankan mulai dari SD hingga perkuliahan sangatlah bermanfaat.
            Pendidikan menjadi kunci utama dalam pembangunan sumber daya manusia.  Pendidikan menjadi salah satu solusi dari sekian banyak masalah dan persoalan yang dilanda bangsa. Jika pendidikan mampu menghasilkan kualitas manusia yang semakin baik, niscaya, bangsa ini akan mampu bangkit menuju sebuah peradaban yang lebih baik. Bicara tentang kualitas pendidikan bukan hanya bicara soal sekolah, guru, dan para murid. Namun, bicara tentang sebuah kualitas pendidikan yang lebih baik menjadi tanggung jawab kita semua, orang-orang yang merasa peduli dengan nasib bangsa ini, orang-orang yang peduli dengan masa depan kualitas pendidikan di negeri ini. Persoalan bangsa bukan hanya menjadi tanggung jawab para pelaku pemerintahan semata. Namun, lebih dari itu, peran serta semua lapisan masyarakat sudah sepatutnya memberikan makna dan tindakan nyata dalam mengawal dan ikut serta membantu jalannya pemerintahan.
            Persoalan pendidikan pun juga menghadapi hal yang serupa. Rendahnya kualitas pendidikan dan berbagai persoalan yang ada di beberapa sektor lainnya belum mampu membangkitkan kesadaran banyak orang tentang betapa pentingnya sebuah komponen yang bernama pendidikan. Hingga saat ini, masih banyak orang yang bersikap cuek, masa bodoh, dan acuh tak peduli dengan situasi pendidikan yang semakin membahayakan banyak generasi.
            Tak usah jauh-jauh kita menkritisi tanggung jawab orang lain. Mari kita buka mata melihat kondisi yang ada di sekitar kita. Sudahkah masalah pendidikan yang ada bisa diantisipasi dengan kondisi real saat ini? Apakah semua kendala dan rintangan yang dialami sudah mampu diatasi? Jika belum, ini lah saatnya kita untuk mencari solusi, duduk bersama memikirkan jalan keluar, bukan untuk saling mencaci atau saling membela diri.
            Berawal dari keinginan untuk ikut serta berperan dalam membantu meningkatkan kualitas pendidikan bangsa itu, Anies Baswedan menggagas sebuah gerakan sosial yang diberi nama dengan Gerakan Indonesia Mengajar. Tujuannya tak lain hanyalah untuk ikut serta berperan dalam membantu meningkatkan kualitas pendidikan anak bangsa demi masa depan Indonesia yang lebih baik.
            Bagi Anies Baswedan, Indonesia Mengajar adalah sebuah gerakan yang ingin mengajak banyak orang di negeri ini untuk kembali meningkatkan kepedulian mereka terhadap dunia pendidikan demi masa depan bangsa. Indonesia Mengajar menekankan bahwa sudah bukan saatnya lagi bagi kita untuk hanya sekedar mengkritik, menyalahkan atau bahkan mencaci kinerja pemerintah. Namun, sudah sepatutnya kita juga ikut serta berperan membantu pemerintah untuk turun tangan menyelesaikan persoalan bangsa. Indonesia Mengajar hadir untuk mengajak kita semua untuk sedikit berperan dalam menuntaskan persoalan pendidikan yang ada. Mari berhenti mengecam kegelapan, sudah saatnya kita nyalakan lilin untuk memberi secercah cahaya penerangan.
            Apalah daya jika tangan tak kuasa berbuat banyak. Manusia tentu memiliki kekurangan, namun jika satu kekurangan diisi dengan kelebihan orang lain, niscaya sebuah rintangan akan bisa dihadapi bersama. Bukankah kita meyakini akan keberadaan falsafah, “Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh” ? Karena itu, bukan suatu persoalan jika kita bisa bersatu, bekerjasama, dan saling mendukung untuk menyelesaikan berbagai masalah bangsa khususnya dalam dunia pendidikan. 

Jadi untuk kalian para pemuda-pemudi bangsa, ayo mulai bergerak untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang baik. Menjadi generasi penerus bangsa, agar kedepannya Indonesia dapat memberikan contoh yang dapat merubah banyak orang didalam negeri maupun international. Jangan malu untuk berkreasi demi bangsa Indonesia, teruslah berkarya agar Indonesia menjadi lebih dikenal dengan karya-karya anak bangsa dan dapat meningkatkan kualitas pendidikan.