Pendidikan
sangat penting bagi kita semua untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Tetapi
belakangan tahun terakhir ini pendidikan di Indonesia sangat membutuhkan
perhatian yang lebih. Kenapa? Karena sudah banyak orang yang berpendidikan
tetapi mereka tidak mengaplikasikan ilmu yang telah di emban/dipelajari kepada
masyarakat disekitarnya. Sehingga banyak tindakan-tindakan yang tidak
sepatutnya malah dilakukan. Contoh yang nyata pada saat ini adalah,banyak
korupsi dimana-mana, korban kekerasan, seksual, dan hak asasi manusia yang
sudah mulai tidak perhatikan lagi. Kita sebagai pemuda penerus bangsa
seharusnya dapat memberikan contoh positif yang dapat diaplikasikan kepada
orang banyak. Jangan hanya diam, kalian harus bertindak untuk membangun bangsa
ini dengan pendidikan yang baik.
Peduli bangsa dengan pendidikan, yaa… itulah judul yang
saya akan jelaskan. Sudahkah kalian peduli dengan kondisi pendidikan pada saat
ini? Marilah kita tengok bersama orang-orang yang berpendidikan. Mereka yang
berpendidikan mulai dari SD, SMP, SMA, dan hingga kejenjang perkuliahan pasti
akan memiliki perbedaan dari mereka yang tidak pernah merasakan pendidikan
formal tersebut. Dengan harapan untuk orang-orang yang merasakan pendidikan
formal hingga ke perkuliahan, dapat memberikan perubahan yang signifikan pada
bangsa kita ini. Pendidikan memang harus diperhatikan untuk memberikan
perubahan bagi diri sendiri dan juga orang lain. Perubahan dari sendiri dapat
berupa tanggung jawab, menumbuhkan rasa percaya diri, bersikap jujur, dan tidak
mudah menyerah. Pendidikan yang sudah kita jalankan mulai dari SD hingga
perkuliahan sangatlah bermanfaat.
Pendidikan menjadi kunci utama dalam pembangunan sumber
daya manusia. Pendidikan menjadi salah satu solusi dari sekian banyak
masalah dan persoalan yang dilanda bangsa. Jika pendidikan mampu menghasilkan
kualitas manusia yang semakin baik, niscaya, bangsa ini akan mampu bangkit
menuju sebuah peradaban yang lebih baik. Bicara tentang kualitas pendidikan
bukan hanya bicara soal sekolah, guru, dan para murid. Namun, bicara tentang
sebuah kualitas pendidikan yang lebih baik menjadi tanggung jawab kita semua,
orang-orang yang merasa peduli dengan nasib bangsa ini, orang-orang yang peduli
dengan masa depan kualitas pendidikan di negeri ini. Persoalan bangsa bukan
hanya menjadi tanggung jawab para pelaku pemerintahan semata. Namun, lebih dari
itu, peran serta semua lapisan masyarakat sudah sepatutnya memberikan makna dan
tindakan nyata dalam mengawal dan ikut serta membantu jalannya pemerintahan.
Persoalan pendidikan pun juga menghadapi hal yang serupa.
Rendahnya kualitas pendidikan dan berbagai persoalan yang ada di beberapa
sektor lainnya belum mampu membangkitkan kesadaran banyak orang tentang betapa
pentingnya sebuah komponen yang bernama pendidikan. Hingga saat ini, masih
banyak orang yang bersikap cuek, masa bodoh, dan acuh tak peduli dengan situasi
pendidikan yang semakin membahayakan banyak generasi.
Tak usah jauh-jauh kita menkritisi tanggung jawab orang
lain. Mari kita buka mata melihat kondisi yang ada di sekitar kita. Sudahkah
masalah pendidikan yang ada bisa diantisipasi dengan kondisi real saat ini?
Apakah semua kendala dan rintangan yang dialami sudah mampu diatasi? Jika
belum, ini lah saatnya kita untuk mencari solusi, duduk bersama memikirkan
jalan keluar, bukan untuk saling mencaci atau saling membela diri.
Berawal dari keinginan untuk ikut serta berperan dalam
membantu meningkatkan kualitas pendidikan bangsa itu, Anies Baswedan menggagas
sebuah gerakan sosial yang diberi nama dengan Gerakan Indonesia Mengajar.
Tujuannya tak lain hanyalah untuk ikut serta berperan dalam membantu
meningkatkan kualitas pendidikan anak bangsa demi masa depan Indonesia yang
lebih baik.
Bagi Anies Baswedan, Indonesia Mengajar adalah sebuah
gerakan yang ingin mengajak banyak orang di negeri ini untuk kembali
meningkatkan kepedulian mereka terhadap dunia pendidikan demi masa depan
bangsa. Indonesia Mengajar menekankan bahwa sudah bukan saatnya lagi bagi kita
untuk hanya sekedar mengkritik, menyalahkan atau bahkan mencaci kinerja
pemerintah. Namun, sudah sepatutnya kita juga ikut serta berperan membantu
pemerintah untuk turun tangan menyelesaikan persoalan bangsa. Indonesia
Mengajar hadir untuk mengajak kita semua untuk sedikit berperan dalam
menuntaskan persoalan pendidikan yang ada. Mari berhenti mengecam kegelapan,
sudah saatnya kita nyalakan lilin untuk memberi secercah cahaya penerangan.
Apalah daya jika tangan tak kuasa berbuat banyak. Manusia
tentu memiliki kekurangan, namun jika satu kekurangan diisi dengan kelebihan
orang lain, niscaya sebuah rintangan akan bisa dihadapi bersama. Bukankah kita
meyakini akan keberadaan falsafah, “Bersatu kita teguh, bercerai kita
runtuh” ? Karena itu, bukan suatu persoalan jika kita bisa bersatu,
bekerjasama, dan saling mendukung untuk menyelesaikan berbagai masalah bangsa
khususnya dalam dunia pendidikan.
Betul sekali dan sangat setuju... Aku suka sama tulisan yg sudah d post.. Menginspirasi dan seru.. Seperti sedang mengalami sendiri karna penggunaan bahasa yg santai. Sesuai dengan taglinenya "Percaya pada diri sendiri, terus berkarya, dan hal-hal yang menakjubkan akan mulai terjadi" lakukan hal2 yg luar biasa agar sesuatu yg menakjubkan akan terjadi. Semoga blog ini dapat memberikan inspirasi bagi pembacanya ;) dont forget to see my blog at wewisunwa.blogspot.com
BalasHapusDitunggu tulisan selanjutnya.. Selamat berkarya :)